|
|
 |
Apa
itu DT51 ?
DT51 merupakan development tools yang terdiri dari 2 bagian
terintegrasi yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Komponen
utama perangkat keras DT51 ialah mikrokontroler 89C51 yang
merupakan salah satu turunan keluarga MCS-51 Intel dan telah menjadi
salah satu standar industri dunia. Selain mikrokontroler, DT51 dilengkapi
pula dengan EEPROM yang memungkinkan DT51 bekerja dalam mode stand-alone
(bekerja sendiri tanpa komputer). Selain komponen-komponen tersebut
masih banyak fungsi-fungsi lain pada DT51, antara lain : timer,
counter, RS-232 serial port, Programmable
Peripheral Interface |
(PPI),
serta LCD port. Perangkat lunak DT51 terdiri dari Downloader
DT51L dan Debugger DT51D. Downloader berfungsi untuk
mentransfer user program dari PC (Portable Computer) ke DT51,
sedangkan debugger akan membantu user untuk melacak kesalahan
program.
Blok
Diagram DT51
Blok diagram DT51 menggambarkan beberapa bagian penting dari DT51.
Bagian-bagian tersebut antara lain :
Mikrokontroler
89C51
Mikrokontroler 89C51 adalah komponen |
|
| utama
dari DT51. Instruksi dan pinout 89C51 kompatibel dengan tandar
industri MCS-51. 89C51 mempunyai spesifikasi standar sebagai
berikut: |
| CPU
8 bit yang dioptimasi untuk aplikasi kontrol |
| 4
Kbytes Flash Programmable and Erasable Read Only Memory (PEROM) |
| 2
buah 16 bit Timer / Counter |
| Serial
Port yang dapat diprogram |
| 5
sumber interupt dengan 2 level prioritas |
| 32
jalur input output yang dapat diprogram |
| Tabel
1 menunjukkan perbandingan beberapa mikrokontroler keluarga
MCS-51 yang tersedia di pasaran. 4 Kbytes PEROM pada 89C51
digunakan untuk menyimpan kernel downloader dan debugger serta
rutin-rutin lain. Arsitektur 89C51 akan dibahas pada bagian
II |
Demux
(Demultiplekser)
Pada 89C51 jalur data 8 bit di-multipleks dengan 8 bit jalur
alamat bagian bawah (low order byte address), sehingga memakai
pin yang sama. Sistem multipleks ini sering dijumpai pula
pada arsitektur mikrokontroler lain dengan tujuan untuk menghemat
jumlah pin sehingga bentuk |
|
| fisik
mikrokontroler menjadi lebih kecil. Untuk itu diperlukan demultiplekser
yang akan memisahkan jalur data dan jalur alamat bagian bawah.
Jalur alamat bagian bawah bersama-sama dengan jalur alamat
bagian atas (high order address byte) membentuk jalur alamat
16 bit (address bus), sehingga mampu mengalamati memori sampai
kapasitas 64 Kbytes. |
 |
 |
Address
Decoder
Sistem berbasis mikroprosesor atau mikrokontroler pada umumnya
mempunyai lebih dari satu device / peripheral seperti memori,
input output, Analog to Digital Converter (ADC), dan lain-lain.
Masing-masing device ini perlu diberi alamat, sama seperti
rumah kita yang mempunyai alamat unik untuk tiap-tiap rumah.
Bayangkan apa yang terjadi kalau rumah-rumah itu tidak diberi
alamat, pasti kita akan kebingungan untuk menuju ke rumah
tertentu. Demikian pula dengan mikrokontroler, supaya dapat
mengakses suatu device maka mikrokontroler tersebut harus
mengetahui alamat device yang akan diakses. Address decoder
akan memberikan alamat untuk tiap device. Pada DT51, address
decoder memberikan alamat pada memori eksternal dan Programmable
Peripheral Interface (PPI) serta menyiapkan beberapa alamat
lagi untuk device-device lain bila ditambahkan. |
|
Tabel
1
Perbandingan Mikrokontroler Keluarga MCS-51
|
Device
|
Tipe
|
Memori
Internal
|
Timers
(16 bit)
|
|
ROM
|
EPROM
|
RAM
|
PEROM
|
8031AH |
NMOS
|
-
|
-
|
128
|
-
|
2
|
8051AH
|
NMOS
|
4K
|
-
|
128
|
-
|
2
|
80C31BH
|
CMOS
|
-
|
-
|
128
|
-
|
2
|
80C51BH |
CMOS
|
4K
|
|
128
|
-
|
2
|
87C51 |
CMOS
|
-
|
4K
|
128
|
-
|
2
|
89C51 |
CMOS
|
-
|
-
|
128
|
4k
|
2
|
|
Memori
Eksternal
Selain
PEROM dan internal RAM yang terdapat pada 89C51, DT51 juga
mempunyai memori eksternal berjenis EEPROM (Electrically Erasable
Programmable Read Only Memory) dengan kapasitas 8 Kbytes untuk
menyimpan 'user program' yang di-download dari PC atau data.
Sesuai dengan namanya maka EEPROM dapat ditulis dan dihapus
secara elektrik, mirip seperti RAM namun bersifat non volatile
sehingga data yang tersimpan dalam EEPROM tidak hilang meskipun
catu daya dimatikan. |
Programmable
Peripheral
Interface (PPI)
PPI berfungsi sebagai I/O Expander yang dapat diprogram. PPI
yang digunakan mempunyai 24 bit jalur input output yang dapat
dihubungkan dengan peralatan atau device lain. 24 bit I/O
ini dibagi menjadi 3 port yaitu Port A, Port B, dan Port C.
|
TTL<=>RS
232 Converter
DT51 berkomunikasi dengan PC secara serial. Proses download
dan debugging dilakukan melalui serial port. 89C51 mempunyai
sebuah serial port dengan level standar TTL. Supaya bisa berkomunikasi
dengan serial port PC (COM1/COM2) yang mempunyai level standar
RS-232, maka diperlukan Konverter Level TTL<=>RS 232.
|
|
LCD
Port LCD (Liquid Crystal Display)
Port ini disiapkan untuk men-drive LCD melalui Port 1 mikrokontroler
89C51. Rutin untuk keperluan LCD sudah tersedia pada PEROM
89C51 sehingga user tinggal memakainya |
Data,
Address, dan Control
Bus DT51 mempunyai data bus dengan lebar 8 bit, serta address
bus 16 bit. Sedangkan control bus yang digambarkan pada blok
diagram DT51 terdiri dari beberapa sinyal kontrol, antara
lain : RD, WR, PSEN ALE, serta chip select yang dihasilkan
oleh address decoder.
DT51 dapat bekerja dalam dua mode yaitu download dan stand
alone. Pada mode download, user dapat mendownload program
dari PC ke DT51 dengan program download DT51L. Setelah proses
download selesai, user program otomatis langsung bekerja.
Sedangkan mode stand alone digunakan apabila program sudah
sempurna (tidak terdapat kesalahan). Pada mode ini program
yang terakhir di-download otomatis berjalan sendiri saat catu
daya dihidupkan. |
Bersambung
…… |
|
 |
|