de KITS Phone-Interface Fitur dan spesifikasi teknis : ---------------------------- 1. Kopling magnetik menggunakan trafo single hybrid dengan spesifikasi : Insertion loss : Maksimum 4dB pada frekuensi 1KHz Frequency response : +/- 0.3 dB pada range frekuensi 300 - 3400 Hz Transhybrid loss : Minimum 30 dB pada range frekuensi 300 - 3400 Hz Longitudinal balance : Sesuai dengan FCC Part 68 2. Dual Tone Multi Frequency (DTMF) decoder (DTMF source bisa internal(dari pespon) maupun external(melalui line telepon)) dan generator 3. Dial Pulsa decoder dan generator 4. Call progress decoder meliputi : - Dial tone decoder - Bussy tone decoder - Ringback tone decoder 5. Deteksi kondisi line telepon (On hook atau off hook) 6. Deteksi ring (half wave) 7. Pengkondisi On / Off hook 8. Dua mode interface line telepon secara paralel yaitu : Mode 1 : Dengan bantuan pesawat telepon mis : untuk aplikasi wartel / anti interlokal Mode 2 : Tanpa bantuan pesawat telepon mis : untuk aplikasi home automation /security 9. Dilengkapi dengan konektor untuk external power supply 10. Dilengkapi rutin-rutin siap pakai. 11. Kompatibel penuh dengan DT-51 Minimum system. Tata Letak de KITS Phone-Interface ---------------------------------- Cara menghubungkan de KITS Phone Interface dengan DT-51 MinSys -------------------------------------------------------------- DT-51 MinSys de KITS Phone-Interface ---------------------------------------------- DATA&CS DATA -------- ------- Pin Name Pin Name -------------------------------------- 1 AD0 1 D0 2 AD1 2 D1 3 AD2 3 D2 4 AD3 4 D3 9 CS0 9 CS CONTROL CONTROL ------- -------- Pin Name Pin Name --------------------------------------- 1 VCC 1 VCC 2 GND 2 GND 3 I0 3 IRQ 5 T0 5 PLL_OUT 7 WR 7 WR 8 RD 8 RD PORTC&PORT1 PORT1 ----------- ---------- Pin Name Pin Name --------------------------------------- 9 P10 9 RI 10 P11 10 HK 11 P12 11 RE 12 P13 12 RS0 Keterangan Hardware ------------------- P1.0 = RI detector Normally High (No ring signal = High) P1.1 = Line Cond. detector Normally Low (Onhook = Low) P1.2 = Hook switch High to hangup / Low to Pickup phone Rutin-rutin ----------- Resource yang terpakai dalam rutin-rutin sbb : 1. Internal data memory alamat 30H dan 31H 2. Internal bit memory alamat 22H.0 - 22H.4 3. Timer0 beserta interruptnya 1. Nama : ReadDTMF Input : - Output : ACC <- DTMF Digit Fungsi : Untuk membaca hasil decode DTMF signal berupa DTMF digit Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan setelah melakukan pengecekan DTMF decode valid baik melalui pooling status register bit ke-0 dan/atau bit ke-1 atau melalui mekanisme interupt eksternal 0 2. Nama : WriteDTMF Input : ACC <- DTMF Digit Output : - Fungsi : Untuk menghasilkan sinyal DTMF sesuai dengan input DTMF digit Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan setelah melakukan pengecekan DTMF encoder ready baik melalui pooling status register bit ke-0 dan/atau bit ke-2 atau melalui mekanisme interupt eksternal 0 (hanya untuk Burst mode, keterangan lengkap baca datasheet MT-8888) 3. Nama : ReadStat Input : - Output : ACC <- Status register Fungsi : Untuk membaca status register MT-8888 Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan secara pooling sebelum menjalankan rutin ReadDTMF maupun WriteDTMF, untuk konfigurasi bit status register dapat dibaca pada data-sheet MT-8888 4. Nama : WriteCR Input : ACC <- Control word Output : - Fungsi : Untuk menuliskan input control word ke control register MT-8888 Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan untuk inisialisasi atau merubah mode\konfigurasi MT-8888 5. Nama : Reset8888 Input : - Output : - Fungsi : Untuk mereset MT-8888 Keterangan : Rutin ini harus dijalankan setelah de KITS phone interface power-on sebelum rutin-rutin yang lain dijalankan 6. Nama : Init8888 Input : Mode <- Control word Output : - Fungsi : Meng-inisialisasi MT-8888 Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan setelah rutin Reset888 dijalankan dan sebelum rutin-rutin yang lain dijalankan, tetapi bisa juga dijalankan kapan saja jika diinginkan perubahan mode\konfigurasi MT-8888 Format control word sbb : Control word b7 b6 b5 b4 = Control register B (b3-b0) Control word b3 b2 b1 b0 = Control register A (b3-b0) 7. Nama : DTMFDialing Input : DPTR <- Alamat dari digit pertama nomor yang akan di-dial Output : - Fungsi : Melakukan DTMF dialing nomor telepon yang ditunjuk oleh DPTR. Keterangan : Rutin ini hanya bisa berjalan pada burst-mode saja ! Format nomor telepon sbb : d1,d2,...,dn,'$' contoh : Office db 5,6,8,2,3,9,6,'$' 8. Nama : DPDialing Input : DPTR <- Alamat dari digit pertama nomor yang akan di-dial Output : - Fungsi : Melakukan Pulse dialing nomor telepon yang ditunjuk oleh DPTR. Keterangan : Format nomor telepon sbb : d1,d2,...,dn,'$' contoh : Office db 5,6,8,2,3,9,6,'$' 9. Nama : GetDPNumber Input : - Output : ACC <- Pulse digit Fungsi : Mendecode/menghitung dial pulse sesuai dengan digit yang ditekan Keterangan : Rutin ini biasanya dijalankan untuk mengetahui digit yang ditekan menggunakan dial pulse 10. Nama : CekDialTone Input : - Output : DTFlag='1/0' Fungsi : Untuk mengecek dialtone Keterangan : Jika dial tone ada maka DTFlag akan bernilai 1 jika tidak akan bernilai 0 11. Nama : CekCP Input : - Output : CPFlag<-'1/0', CFlag<-'1/0' Fungsi : Untuk mencek bussy tone, ringback tone, atau outgoing call komplit Keterangan : Jika call progress sedang bussy maka CPFlag akan bernilai 0 dan CFlag akan bernilai 0 Jika call progress sedang ringback maka CPFlag akan bernilai 1 dan CFlag akan bernilai 0 Jika outgoing call komplit maka CPFlag akan bernilai 0 dan CFlag akan bernilai 1 Jika CPFlag bernilai 1 dan CFlag bernilai 1, maka kondisi tidak diketahui (Unknown state) 12. Nama : RingDet1 Input : R7 <- Jumlah ring signal yang akan dideteksi Output : - Fungsi : Untuk mendeteksi ring signal sebanyak R7 kali Keterangan : Rutin ini akan terus menunggu ring signal sebanyak R7 kali 13. Nama : RingDet2 Input : R7 <- Jumlah ring signal yang akan dideteksi Output : RingExist <- 1/0 Fungsi : Untuk mendeteksi ring signal sebanyak R7 kali selama 3 menit Keterangan : Rutin ini akan menunggu ring signal sebanyak R7 kali selama 3 menit, jika dalam 3 menit telah dideteksi ring R7 kali maka RingExist='1' selain itu RingExist='0' 14. Nama : ROOH Input : - Output : Ring Flag='1/0' Fungsi : Untuk mendeteksi kejadian off-hook atau ring Keterangan : Rutin ini akan mendeteksi dan membedakan apakah terjadi ring atau off-hook jika ring, maka Ring flag akan diset sebalik akan diclear, biasanya rutin ini dikombinasikan dengan rutin ringdet atau ringdet2, dan bekerja pada mode 2 Keterangan tentang mode 1 dan mode 2 ------------------------------------- Mode 1 : Jumper mode tidak terhubung, dimana phone interface bekerja dengan bantuan pesawat telepon untuk melakukan off-hook, mode ini cocok digunakan untuk aplikasi pengaman telepon, anti interlokal, dlsb Mode 2 : Jumper mode terhubung, dimana phone interface dapat bekerja dengan atau tanpa pesawat telepon untuk melakukan off-hook, mode ini cocok untuk aplikasi home automation, home security, dlsb. Mode ini sifatnya lebih general dibanding dengan mode 1 Cara melakukan testing phone interface modul dengan program PITEST.EXE ---------------------------------------------------------------------- Setting jumper mode pada mode 2, pilihlah testing 1-3 sesuai dengan kebutuhan dan ikuti instruksi maupun keterangan yang ditampilakn di layar monitor PC. Prosedure testing dan contoh program ------------------------------------ Ada 10 contoh dan testing program sbb : 1. TST1.ASM Mode : Mode 2 (tanpa bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi sinyal ring, kemudian "mengangkat telepon" /off-hook line telepon selanjutnya menunggu sinyal DTMF dari penelpon untuk ditampilkan DTMF digitnya ke LCD 2. TST2.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi sinyal DTMF yang diinputkan via pespon untuk ditampilkan DTMF digitnya ke LCD 3. TST3.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon dan jika kondisinya off-hook akan melakukan dialing ke nomor telepon yang diinginkan, setelah tersambung dengan nomor tujuan akan menunggu sinyal DTMF dari penelpon untuk ditampilkan DTMF digitnya ke LCD 4. TST4.ASM Mode : Mode 2 (tanpa bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon dan jika kondisinya on-hook, line telepon akan di-off-hook-kan dan selanjutnya akan melakukan dialing ke nomor telepon yang diinginkan, setelah tersambung dengan nomor tujuan akan menunggu sinyal DTMF dari penelpon untuk ditampilkan DTMF digitnya ke LCD dan jika menerima DTMF digit # akan me-on-hook-kan line telepon. 5. TST5.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Pespon pada posisi dial pulse Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon dan jika kondisinya on-hook, akan menunggu dial pulse dari pespon untuk ditampilkan digitnya ke LCD 6. TST5B.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon dan jika kondisinya on-hook, akan melakukan pulse dialing ke nomor telepon yang diinginkan 7. TST6.ASM Mode : Mode 2 (tanpa bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi kejadian on-hook atau ring, mendisplaykannya ke LCD dan jika ring terdeteksi setelah ring yang kedua akan melakukan off-hook, dan setelah itu akan langsung on-hook kembali 8. TST9.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon dan jika kondisinya on-hook, akan mendeteksi dialtone, jika ada, akan melakukan dialing ke nomor telepon yang telah diprogramkan, selanjutnya melakukan pengecekan call progress dan mendisplaykannya ke LCD (dial ke nomor yang sibuk akan ditampilkan BUSSY, dial ke nomor yang tidak sibuk akan ditampilkan RING, dan jika diterima akan ditampilkan CONN) 9. TST10.ASM Mode : Mode 1 (dengan bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Fungsi : Melakukan pengecekan dial tone, setelah gagang telepon diangkat jika terdengar dial tone akan ditampilakn YES pada LCD, lakukan outgoing call ke nomor telepon yang mana line-nya diinterface-kan dengan alat ini maka akan tampil YES, NO sesuai dengan dial tone yang terdengar. 10. TST11.ASM Mode : Mode 2 (tanpa bantuan pespon) Keterangan : Menggunakan bantuan LCD Modul yang dihubungkan dengan PPI (lihat note 1 dibawah) Menggunakan rutin/driver DLCDPPI.ASM Set nomor telepon tujuan ke nomor telepon dari line yang dipakai untuk testing atau ke nomor telepon lain. Fungsi : Program ini akan mendeteksi kondisi line telepon, jika kondisi on-hook, akan dialing ke nomor telepon yang telah diset, dan selanjutnya mendeteksi call-progress dan menampilkannya ke LCD NOTE : 1. Hubungan antara DT-51 MinSys dengan LCD via PPI LCD DT-51 MinSys --------------------------------------------------------------- Pin Name Pin Name --------------------------------------------------------------- 1 GND LCD 1 GND 2 VCC LCD 2 VCC 3 VO LCD 3 CON 4 RS PORTA&PORTB 9 PB0 5 R/W PORTA&PORTB 10 PB1 6 E PORTA&PORTB 11 PB2 7 DB0 PORTA&PORTB 1 PA0 8 DB1 PORTA&PORTB 2 PA1 9 DB2 PORTA&PORTB 3 PA2 10 DB3 PORTA&PORTB 4 PA3 11 DB4 PORTA&PORTB 5 PA4 12 DB5 PORTA&PORTB 6 PA5 13 DB6 PORTA&PORTB 7 PA6 14 DB7 PORTA&PORTB 8 PA7 15 BL+ LCD 15 VCC 16 BL- LCD 16 GND 2. Jika program melakukan dialing / outgoing call, perhatikan nomor telepon tujuannya ! rubahlah terlebih dahulu nomor tujuan ke nomor yang Sdr kenal / nomor telepon Sdr yang lain